Pelatih Liverpool Juergen Klopp tak mempersoalkan kekeliruan kesatu yang diciptakan Alisson Becker. Kiper timnas Brasil mengerjakan blunder ketika the Reds bertandang ke kandang Leicester City, Stadion King Power, Sabtu (1/9). Beruntung, Liverpool sukses memetik kemenangan 2-1 dan tetap bertahan di puncak klasemen Liga Primer Inggris.

"Saya 100 persen jujur benar-benar bahagia tersebut terjadi, sebab kami tidak mesti menunggunya dari sekarang," kata Klopp dilansir dari Four Four Two, Senin (3/9).

Alisson, bermain mengesankan dalam pertandingan pembukaannya bareng Liverpool, klub yang memboyongnya dari Roma dengan 66,8 juta poundsterling pada bulan Juli lalu. Menjadikannya kiper dengan harga terfantastis musim ini. Namun kesalahannya pekan kemudian tidak banyak mencoret titel kiper termahal dunia yang dicantumkan kepadanya. Kiper berusia 25 tahun tersebut tidak langsung melemparkan bola operan ke belakang dari Virgil van Djik dan justeru berjuang menggocek jasabola.

Ia kendala menguasai si kulit bundar sampai-sampai Kelechi Iheanacho yang menekannya dapat merebut bola dan mengopernya ke depan gawang. Rachid Ghezzal menuntaskannya guna memperkecil skor menjadi 1-2.

Klopp tidak terlampau mempersoalkan kipernya tersebut sebab Liverpool dapat mempertahanankan rekor tak terkalahkan. Empat kemenangan mereka musim ini menjadi yang kesatu kalinya dalam 27 tahun terakhir.

Daripada memikirkan kekeliruan Alisson, Klopp lebih memilih guna konsentrasi pada bagaimana kipernya ini merasa percaya diri dengan apa yang ia lakukan. Klopp pun menepis seluruh kritikan mengenai sikap Alisson yang dirasakan sombong.

"Dia 0,0 persen sombong, namun dia percaya diri dan dia dapat melakukannya. Ini laksana saat pemain tengah kami memainkan operan," katanya.

Pelatih asal Jerman ini menambahkan, ia tidak menyalahkan siapa juga atas kekeliruan ini. Sebab masing-masing pemain mesti menciptakan keputusan guna mengoper dalam satu detik. Waktu yang singkat guna pemain ketika menyadari bahwa mereka mengerjakan kesalahan.

"Saya tidak menggali siapa juga yang bertanggung jawab, yang terakhir ialah Alisson namun kami mesti mencuci kondisi sebelumnya," jelasnya.

Liverpool sekarang sedang di puncak klasemen mendekati jeda internasional. Selanjutnya The Reds bakal mendatangi Tottenham di Wembley pada 15 September, empat hari sebelum melakoni laga kesatu mereka di Liga Champions kontra PSG, Rabu (19/9).